Selasa, 23 Oktober 2012

Mengapa Handphone Harus Dimatikan Saat Kita di Dalam Pesawat?

 
 
Pernahkah teman-teman bepergian menggunakan pesawat terbang? Apakah pernah memperhatikan setiap kali kita hendak terbang, pramugari pasti meminta para penumpang agar mematikan Handphone (Hp) selama penerbangan berlangsung?. Namun kadang masih saja banyak penumpang yang tidak mematuhinya. Padahal, Hp yang aktif selama penerbangan itu bisa membahayakan loh teman-teman. 

Hp adalah alat elektronik yang dapat mengeluarkan/menerima gelombang radio yang sangat kuat. Ternyata frekuensi gelombang radio yang dipakai oleh Hp tersebut sama dengan frekuensi peralatan komunikasi yang digunakan oleh pilot di kokpit pesawat. Alat komunikasi di kokpit pesawat itu menggunakan serangkaian alat elektronik digital yang sangat sentitif terhadap frekuensi gelombang radio.

Karena frekuensinya sama, maka kedua frekuensi ini akan saling ''bertabrakan'', sehingga bisa mengakibatkan gangguan, terutama pada sistem komunikasi di pesawat. Nah, bila Hp dinyalakan, walaupun dibuat silent dan tidak ada sinyal, ponsel akan terus mencari sinyal. Hal inilah yang akan mengganggu komunikasi pilot di kokpit pesawat karena suara bising yang ditimbulkan dari Hp yang sedang mencari sinyal.

Masih bingung? Nih misalnya saat mesin komunikasi menyebut bahwa ketinggian pesawat adalah 2.000 kaki, tapi karena diganggu bunyi bising akibat ponsel yang sedang mencari sinyal, maka bisa saja kedengarannya jadi 20.000 kaki, karena yang terdengar hanya angka 2 saja. Akibatnya, karena dianggap terlalu tinggi, maka pilot akan menurunkan ketinggian dan bisa-bisa pesawat menabrak gunung. Wah, bahaya sekali kan teman-teman?

Eh, ada juga loh peralatan lain yang tidak boleh digunakan di dalam pesawat yang sedang mengudara, yaitu komputer, CD player, televisi dan game boy, bahkan radio..!! Selain itu beberapa gangguan yang disebabkan oleh peralatan elektronik di dalam pesawat antara lain gangguan navigasi, gangguan sistem kemudi otomatis, arah terbang bisa melenceng, gangguan sistem navigasi, gangguan frekuensi komunikasi, gangguan indikator bahan bakar, gangguan sistem kemudi otomatis, gangguan arah kompas (karena komputer, CD, game), gangguan indikator Course Deviation Indicator (CDI) karena game boy, dan lain-lain.

Jadi, jika kalian bepergian menggunakan pesawat, jangan lupa ya untuk mematikan Hp mu selama berada di dalam pesawat.
Lihat Selengkapnya »»  

Bagaimanakah Cara Kerja Kamera?

 


Siapa yang suka di foto? Wah, pasti sebagian besar dari kalian tunjuk tangan yah. Nah, tahu kah kalian bagaimana gambar kita bisa terekam di dalam kamera? Ternyata cara kerja kamera menyerupai cara kerja mata kita loh. Jika kita memotret, gambar yang dibentuk oleh bayangan obyek di tuangkan pada film. Sedangkan pada mata kita, jika kita melihat suatu gambar maka  bayangan yang dibentuk dituangkan pada retina mata. Susunan kamera sama dengan susunan mata kita, akan tetapi pemrosesan gambarnya sangat berbeda.




Kamera terdiri atas sebuah lensa cembung dan film. Saat menekan tombol shutter pada kamera, terdapat proses yang sangat cepat dalam menangkap gambar. Pantulan cahaya dari benda yang ada di depan kamera masuk ke kamera lalu mengenai lensa cembung. Lensa cembung ini yang akan memfokuskan cahaya yang diterima berupa bayangan terbalik ke suatu tempat yang disebut film yang sangat peka cahaya.

Proses kimia terjadi saat film terkena cahaya dan membentuk sebuah pola gambar. Hanya bagian film yang terkena cahaya yang akan terbakar dan hangus, sedangkan bagian yang lainnya tetap. Film yang digunakan untuk foto hitam putih menggunakan satu lapis senyawa garam perak halida. Sedangkan untuk foto berwarna menggunakan minimal 3 lapis senyawa garam perak halida.

Hasil dari penangkapan film adalah sebuah lembaran hitam yang disebut klise/negatif. Kemudian film dicetak pada kertas foto. Pada proses ini arang sisa film yang terbakar karena terkena cahaya akan  terbuang sehingga lapisan film menjadi putih/transparan. Sedang yang tidak terbakar tetap hitam. Proses selanjutnya adalah mentransfer film (negatif) ke atas kertas foto (positif) atau disebut dengan proses pencetakkan. Kertas yang digunakan untuk mencetak foto adalah kertas khusus yang dilapisi senyawa ferro. Oh iya, proses pencetakan atau pencucian foto harus dilakukan pada ruang gelap loh. Kenapa begitu? Karena cahaya dapat merusak hasil film yang sangat mudah terbakar.

Saat ini, untuk mencetak sebuah gambar pada kertas foto sudah tidak menggunakan kertas film lagi. Kini kamera modern yang disebut kamera digital menggunakan proses elektronik dan menyimpan gambar hasil pemotretan pada sebuah kartu (memory card). Hasil foto bisa dilihat secara langsung secara digital tanpa harus melalui proses pencetakkan terlebih dahulu. Sampai sekarang cara kerja kamera modern masih dikembangkan oleh setiap produsen kamera.

Lihat Selengkapnya »»  

50 Kebiasaan Untuk Meraih Sukses



Sukses bermula dari mental. Anda bisa saja miskin namun jika Anda yakin bahwa Anda bisa sukses, maka itulah yang akan Anda raih. Demikian juga sebaliknya, jika seseorang terlahir kaya, namun tidak memiliki mental sukses, maka kelak ia pun bisa jatuh melarat.


http://kartikamayangsari.files.wordpress.com/2009/11/kunci-sukses.jpg



 
Tak peduli apa pun yang menjadi profesi kerja Anda sekarang, apakah karyawan rendahan atau bos sekalipun, Anda bisa meraih sukses dengan mengembangkan 50 kebiasaan sukses ini. Namun, ingat juga bahwa ukuran kesuksesan bukanlah uang, melainkan mental puas itu sendiri.
 
1.Carilah dan temukan kesempatan di mana orang lain saat orang lain gagal menemukannya.

2.Orang sukses melihat masalah sebagai bahan pembelajaran an bukannya kesulitan belaka.

3.Fokus pada solusi, bukan berkubang pada masalah yang ada.

4.Menciptakan jalan suksesnya sendiri dengan pemikiran dan inovasi yang ada.

5.Orang sukses bisa merasa takut, namun mereka kemudian mengendalikan dan mengatasinya.

6.Mereka mengajukan pertanyaan yang tepat, sehingga menegaskan kualitas pikiran dan emosional yang positif.

7.Mereka jarang mengeluh.

8.Mereka tidak menyalahkan orang lain, namun mengambil tanggung jawab atas tindakan mereka.

9.Mereka selalu menemukan cara untuk mengembangkan potensi mereka dan menggunakannya dengan efektif.

10.Mereka sibuk, produktif, dan proaktif, bukan luntang-lantung.

11.Mereka mau menyesuaikan diri dengan sifat dan pemikiran orang lain.

12.Mereka memiliki ambisi atau semangat.

13.Tahu benar apa yang diinginkan.

14.Mereka inovatif dan bukan plagiat.

15.Mereka tidak menunda-nunda apa yang ada.

16.Mereka memiliki prinsip bahwa hidup adalah proses belajar yang tiada henti.

17.Mereka tidak menganggap diri sempurna sehingga sudi belajar dari orang lain.

18.Mereka melakukan apa yang seharusnya, bukan apa yang mereka mau lakukan.

19.Mereka mau mengambil resiko, tapi bukan nekat.

20.Mereka menghadapi dan menyelesaikan masalah dengan segera.

21.Mereka tidak menunggu datangnya keberuntungan, atau kesempatan. Merekalah yang menciptakannya.

22.Mereka bertindak bahkan sebelum disuruh/ diminta.

23.Mereka mampu mengendalikan emosi dan bersikap profesional.

24.Mereka adalah komunikator yang handal.

25.Mereka mempunyai rencana dan berusaha membuatnya menjadi kenyataan.

26.Mereka menjadi luar biasa karena mereka memilih untuk itu.

27.Mereka berhasil melalui masa-masa berat yang biasanya membuat orang lain menyerah.

28.Mereka tahu apa yang penting bagi mereka dan melakukan yang terbaik yang mereka bisa.

29.Mereka memiliki keseimbangan. Mereka tahu bahwa uang hanya alat, bukan segalanya.

30.Mereka paham betul pentingnya disiplin dan pengendalian diri.

31.Mereka merasa aman karena mereka tahu mereka berharga.

32.Mereka juga murah hati dan baik hati.

33.Mereka mau mengakui kesalahan dan tidak segan untuk minta maaf.

34.Mereka mau beradaptasi dengan perubahan.

35.Mereka menjaga kesehatan dan performa tubuh.

36.Mereka rajin.

37.Ulet

38.Mereka terbuka dan mau menerima masukan dari orang lain.

39.Mereka tetap bahagia saat menghadapi pasang surut kehidupan.

40.Mereka tidak bergaul dengan orang-orang yang salah/ merusak.

41.Mereka tidak membuang waktu dan energi emosional untuk sesuatu yang di luar kendali mereka.

42.Mereka nyaman bekerja di tempat yang ada.

43.Mereka memasang standar yang tinggi bagi diri sendiri.

44.Mereka tidak mempertanyakan mengapa mereka gagal namun memetik pelajaran dari itu semua.

45.Mereka tahu bagaimana harus rileks, menikmati apa yang ada, dan mampu bersenang-senang dalam kecerobohan sekalipun.

46.Karir mereka bukanlah siapa mereka, itu hanyalah pekerjaan.

47.Mereka lebih tertarik pada apa yang efektif ketimbang pada apa yang mudah.

48.Mereka menyelesaikan apa yang telah mereka mulai.

49.Mereka menyadari bahwa mereka bukan hanya makhluk hidup belaka, namun juga makhluk rohani.

50.Mereka melakukan pada yang mereka katakan.

Jadi, apakah ada beberapa kebiasaan yang sudah menjadi bagian dari hidup Anda saat ini?! Jika ada, kembangkan itu, dan tambahkan peluang sukses Anda dengan melakukan yang lain. Ingat, sukses bukanlah milik orang yang tidak pernah gagal, melainkan milik orang yang tidak pernah menyerah!!
 
Lihat Selengkapnya »»  

Senin, 22 Oktober 2012

Pekerjaan Rumah (PR) Sekolah yang Baik/Benar Tidak Memberatkan Siswa Pelajar


Yang kita tahu adalah para murid sekolah selain wajib melakukan kegiatan belajar di sekolah, juga dituntut untuk belajar di rumah dengan berbagai metode yang dilakukan para guru pengajar. Salah satu cara yang digunakan oleh para guru untuk memaksa anak-anak didiknya untuk belajar di luar sekolah adalah dengan memberikan pekerjaan rumah atau yang disingkat PR. PR adalah tugas tambahan yang harus dikerjakan oleh seorang pelajar jika tidak ingin mendapat hukuman dari gurunya.

Mungkin bagi sebagian siswa sekolah, PR adalah sesuatu yang mengganggu karena dapat menyita waktu, tenaga, dan pikiran untuk mengerjakannya. Padahal kehidupan seorang siswa pelajar sekolah tidak boleh hanya diisi dengan belajar saja. Terkadang hal ini tidak dimengerti oleh sebagian guru maupun dosen sehingga mereka bisa memberikan suatu PR yang sulit dan butuh waktu yang lama untuk menyelesaikannya bagi seorang siswa yang kemampuannya biasa-biasa saja.

Bentuk-bentuk pekerjaan rumah (PR) yang diberikan guru kepada murid-muridnya :
- Mengerjakan soal-soal latihan
- Mengisi LKS (lembar kerja siswa)
- Membaca dan memahami suatu materi pelajaran
- Menghapalkan sesuatu
- Membuat suatu karya tulis
- Membuat sesuatu selain karya tulis, dan lain-lain


Suatu hal yang biasa terjadi di sekolah, yaitu di mana para siswa lebih senang menyalin pekerjaan rumah yang dikerjakan oleh temannya karena malas untuk mengerjakannya sendiri di rumah. Atau mengerjakannya di sekolah dengan sesegera mungkin agar tidak perlu dikerjakan di tempat lain. Dengan begitu sudah pasti tujuan dari pr yang sebenarnya jadi tidak terwujud. Keinginan guru untuk membuat para murid bisa mendalami pelajaran yang telah dijelaskan di luar sekolah menjadi tidak kesampaian.
Seharusnya Pekerjaan Rumah tidak perlu diberikan setiap kali pertemuan tatap muka dengan guru. Jenis PR yang diberikan juga harus yang bersifat sangat penting dan bermanfaat bagi para siswa untuk bekal kehidupannya. Jika rata-rata hampir semua guru memberikan PR atau tugas yang harus diselesaikan di rumah, maka lihatlah betapa menderitanya para siswa harus berjibaku mengakali bagaimana caranya untuk mengerjakan semua tugas dan PR yang ada dengan waktu secepat mungkin dan semudah mungkin agar bisa melakukan kegiatan lainnya di luar sekolah tanpa terbebani secara mental oleh tugas-tugas rutin sekolah.

Berbagai kegiatan siswa di luar kurikulum resmi sekolah yang bermanfaat untuk bekal hidup di kehidupan nyata yang harus didorong dan didukung oleh sekolah :
- Kursus ketrampilan (contoh : memasak, menjahit, mengemudi, pilot, komputer, programming, dll)
- Belajar Ilmu Lain (misal : kedokteran, hukum, agrobisnis, otomotif, arsitektur, pertambangan, agama, dll)
- Ikut Lomba (seperti kompetisi robot, kejuaraan olahraga, karya ilmuah remaja, lomba, dan sebagainya)
- Sosial Kemasyarakatan (misalnya : karang taruna, partai politik, kepengurusan masjid, rt rw, dsb)
- Ekstrakurikuler (seperti : PMR, pramuka, osis, olahraga, koperasi siswa, pecinta alam, dsb)
- Wirausaha (contohnya : perdagangan, usaha jasa, menjadi konsultan, ekspor impor, dll)
- Praktek Magang atau Kerja Paruh Waktu, dan lain-lain


Oleh karena itu justru pihak sekolah seharusnya mengusahakan bagaimana caranya supaya para murid bisa mendapatkan kemampuan dan keterampilan yang tidak didapatkan di sekolah agar masa depan para siswa siswi menjadi lebih baik. Seperti yang kita tahu bahwa sekolah hanya mengedepankan teori ilmu pengetahuan secara umum baik sosial maupun alam. Siswa yang mampu mendapatkan nilai yang tinggi akan dihargai ketimbang siswa yang memiliki nilai rendah bagaimana pun caranya. Padahal dalam dunia nyata hapalan materi pelajaran dan trik cara menjawab soal sudah lagi tidak dihargai. Dunia nyata lebih menghargai kemampuan dan keterampilan dalam bekerja serta hubungan sosial yang baik antara manusia.

Waktu adalah sesuatu yang ada batasnya dalam kehidupan manusia. Waktu yang telah terlewati tidak akan bisa kembali lagi walaupun kita bayar dengan dunia beserta isinya. Membiarkan para siswa tersita waktu hidupnya hanya untuk belajar dan mengerjakan tugas sekolah adalah sesuatu yang sangat tidak bijaksana karena dapat merusak masa depan seorang anak. Biarkan para siswa menikmati waktu senggangnya serta menggali minat dan bakatnya agar memiliki berbagai kemampuan dan ketrampilan yang berguna bagi masa depannya. Pihak sekolah harus mampu menjadi pendorong serta pendukung kegiatan bermanfaat siswa di luar sekolah, bukannya menjadi batu sandungan bagi para siswa dalam meraih masa depan yang cerah.
SUMBER
Lihat Selengkapnya »»  

SERIKAYA


RESEP SERIKAYA

BAHAN :
3 butir telur ayam
1 mangkok santan kental
1 /2 mangkok gula pasir
10 buah pisang gajih (kepok) daging merah
1 /2 mangkok su’un
1 potong daun pandan


CARA MEMBUAT SERIKAYA :
• Sediakan tempat yang tahan panas, misalnya rantang/baki • Pisang yang sudah dipotong-potong kecil masukkan kedalamnya bersama santan.
Kocoklah gula dan telur, lalu masukkan sekali bersama su’un yang telah dicuci dan
diberi sedikit garam. Selanjutnya masukkan ke dalam dandang dan dikukus ± 3/4 jam.
Masak, angkat, potong-potong, sajikan.
SUMBER
Lihat Selengkapnya »»  

Tips Cara Mengatasi/Menghilangkan Bau Badan, Keringat, Ketek Secara Alami (Pengobatan Alternatif Herbal)



Tips Cara Mengatasi/Menghilangkan Bau Keringat dengan Daun Kemangi

Bau yang tidak sedap yang ditimbulkan oleh bau keringat akan terasa sangat mengganggu kenyamanan orang lain dan mengurangi rasa percaya diri orang yang mengalaminya. Pakaian jadi bau badan, dan kita pun harus sering menggantinya bila bau keringat tersebut mulai menyerang. Hal ini diantaranya disebabkan oleh keringat yang berlebih pada badan kita, darah kotor dan kesehatan ketiak kita yang kurang dijaga.

Untuk menghilangkan bau badan kita dapat memakai bahan alami / cara ramuan tradisionil. Cara membuatnya adalah yaitu dengan memetik daun kemangi yang masih muda, kemudian dicuci bersih dan dimakan sebagai lalapan mentah. Bila anda rajin memakannya, bau keringat yang tidak sedap mudah-mudahan akan berangsur-angsur hilang. Selamat Mencoba dan semoga berhasil dengan cara tradisional yang satu ini.



Tips Cara Menghilangkan Bau Keringat Secara Alami dengan Daun Beluntas
Siapapun pasti pernah bermasalah dengan bau keringat atau bau badan (bb) yang dapat menimbulkan rasa kurang percaya diri dan juga mengganggu kenyamanan orang lain bila berada di dekat orang yang berbau keringat. Karena memang bau apapun yang sangat tidak sedap tidak disenangi orang. Hal ini biasanya dikarenakan keringat yang berlebih pada badan kita, darah kotor dan kesehatan ketiak kita yang kurang terjaga. Untuk menghilangkannya dapat menggunakan bahan yang alami/cara tradisionil.

Salah satunya dengan menggunakan daun beluntas yang merupakan bahan herbal yang bisa kita dapatkan dari alam. Cara mengolahnya adalah siapkan atau petik daun beluntas yang masih muda, lalu setelah dicuci bersih makanlah daun tersebut sebagai lalapan pada saat makan malam. Bila sering dilakukan, bau keringat pun akan hilang. Selamat mencoba mudah-mudahan cepat sembuh dari masalah bebe anda yang sangat mengganggu.


Tips dan Trik Agar Bau Badan/Keringat Hilang Secara Alami dengan Kunyit

Bau keringat atau bau badan tak sedap dapat mengganggu orang lain yang ada di sekitar kita. Karena baunya yang tidak enak dan dapat menimbulkan ketidaknyamanan untuk orang-orang yang berada di dekat kita serta dapat juga mengurangi kepercayaan diri kita. Penyebab utamanya adalah keringat yang berlebih pada badan kita, darah yang kotor dan kondisi ketiak yang kurang baik. Untuk menghilangkannya dapat menggunakan bahan yang alami / cara tradisionil.

Gunakan saja kunyit yang bebas efek samping karena tidak mengandung bahan kimia. Caranya adalah 2 ibu jari kunyit diparut sampai halus lalu dimasukkan ke dalam gelas yang berisi air gula aren kurang lebih sekitar 2/3 gelas, kemudiaan diaduk-aduk hingga rata. Biarkanlah agak lama agar parutan kunyit tersebut mengendap di bawah gelas. Minum air tersebut setiap akan tidur malam secara teratur setiap hari, mudah-mudahan keringat Anda tidak akan bau lagi. Selamat mencoba semoga berhasil mengatasi bau badan (bb) anda sendiri.


Cara Menghilangkan Bau Keringat, Bau Ketek, Bau Badan dengan Belimbing Wuluh

Gangguan bau keringat atau bau badan (bebe) sering dialami orang baik yang pria maupun wanita, yang tua maupun muda, yang miskin maupun yang kaya. Bau yang keringat yang tidak sedap dapat mengganggu dan menimbulkan ketidaknyamanan untuk orang lain. Hal ini umumnya disebabkan keringat berlebih yang diproduksi tubuh kita, adanya darah kotor serta ketiak kurang sehat. Untuk mengatasi bau badan kita bisa menggunakan cara tradisionil atau cara alami.

Memakai belimbing wuluh adalah salah satu cara alami yang bisa dipilih penderita bau ketek, bau badan, dan bau keringat. Cara mengolah belumbing wuluh tersebut adalah dengan makan lima buah belimbing wuluh yang sudah matang hingga habis di siang hari. Jika dilakukan berturut-turut selama tiga hari, mudah-mudahan bau keringat pun bisa hilang dari tubuh anda. Selamat mencoba cara tradisionil ini.
Lihat Selengkapnya »»