Rabu, 24 Oktober 2012

Bagaimana Balon Udara Bisa Terbang?



Pernahkah kamu berpikir bagaimana balon udara yang tidak memiliki sayap bisa terbang tinggi ke angkasa? Bagaimana balon udara dikendalikan dan peralatan apa saja yang membuat balon udara bekerja? Yuk kita cari tahu bersama-sama.

Sebelum kita mengetahui bagaimana cara kerja balon udara, ada baiknya kita ketahui terlebih dahulu bagian-bagian dari balon udara. Balon udara secara garis besarnya mempunyai tiga bagian utama yaitu envelope, burner, dan basket.
Envelope merupakan kantong yang terbuat dari bahan nilon berbentuk balon tempat udara dipanaskan. Karena nilon ini tidak tahan api, maka bagian bawah envelope dilapisi dengan bahan anti api (skirt). Envelope ini berisi udara/gas ringan (seperti gas hidrogen) yang berfungsi mengangkat balon udara dari landasannya.

Burner merupakan alat yang berfungsi untuk memanaskan udara di dalam envelope. Burner di letakan di atas kepala penumpang dekat ke mulut envelope. Burner ini mengatur tekanan dalam kantung udara agar balon dapat terbang dengan ketinggian yang diharapkan.

Basket atau keranjang merupakan tempat penumpang mengendalikan balon udara atau penumpang yang menikmati penerbangan balon udara. Basket dibuat dari bahan yang ringan dan lentur dan terletak di bawah kantung udara.
Cara kerja balon udara sangat sederhana yaitu dengan cara memanaskan udara di dalam balon agar lebih panas dari udara di luarnya sehingga balon udara mengembang dan dapat naik (terbang). Udara yang lebih panas akan lebih ringan karena masa per unit volumenya lebih sedikit.
Untuk dapat terbang, udara di dalam envelope dipanaskan menggunakan burner dengan temperatur sekitar 100 derajat Celcius. Udara panas ini akan terperangkap di dalam envelope sehingga balon udara pun akan mengembang dan bergerak naik di dorong oleh udara yang bertekanan lebih kuat. Jika ingin mendarat, udara didinginkan dengan cara mengecilkan burner. Udara yang mulai mendingin di dalam envelope membuat balon bergerak turun.

Bagaimana caranya balon udara berpindah dari satu lokasi ke lokasi lain? Jawabanya adalah dengan cara memanfaatkan hembusan angin untuk bergerak secara horizontal. Arah tiupan angin berbeda pada setiap ketinggian tertentu. Perbedaan arah tiupan angin inilah yang dimanfaatkan oleh pengemudi balon udara untuk mengendalikan balon udara dari satu lokasi ke lokasi yang diinginkan.
Balon udara mempunyai dua tipe yaitu:
  1. Balon udara yang diisi dengan udara panas, yaitu balon udara yang mempunyai pembakar yang berfungsi untuk memanaskan udara dalam balon sehingga udara dalam balon menjadi lebih ringan dari udara luar sekitarnya.
  2. Balon udara yang diisi dengan gas yang memang ringan, yaitu balon udara yang diisi gas yang ringan seperti contohnya gas hydrogen. Namun kelemahan gas hidrogen ini adalah mudah terbakar. Jika ingin aman bisa menggunakan gas helium, namun sangat mahal.
  3. SUMBER
Lihat Selengkapnya »»  

Selasa, 23 Oktober 2012

Mengapa Burung Tidak Kesetrum Ketika Hinggap di Kabel Listrik?


 











 Pernahkah kalian melihat burung yang sedang hinggap di atas kabel listrik? Pernahkah kalian berfikir, mengapa burung-burung tersebut tidak kesetrum walaupun kaki-kakinya menyentuh kebel bertegangan tinggi? Bukan hanya burung, tupai pun tidak kesetrum walaupun bolak-balik melewati kabel bertegangan tinggi. Hhmm..kira-kira apa ya, yang membuat burung dan tupai itu bisa kebal terhadap aliran listrik tersebut? Yuk kita cari tahu… 

Kalian sebelumnya pasti sudah pernah membaca artikel “Mengapa Kita Bisa Kesetrum?”. Nah, sedikit mengulang, sesuatu dapat terkena sengatan listrik apabila terjadi perbedaan tegangan. Sebagaimana air mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah, arus listrik mengalir dari tegangan tinggi ke tegangan rendah yang akan menimbulkan tegangan listrik. Bumi atau tanah memiliki tegangan rendah. Hal ini menyebabkan listrik selalu mengalir ke bumi dari sumber tegangan melalui konektor (konduktor).

Jika kita kesetrum, itu berarti terjadi kontak antara tubuh kita sebagai konektor (konduktor) dengan sumber tegangan yang cukup tinggi sehingga menimbulkan arus melalui otot atau rambut kita. Jika ada sesuatu yang memberi jalan antara kabel listrik dan tanah (misalnya tubuh kita), maka listrik akan mengalir melewatinya.
Pada saat burung hinggap di atas kabel listrik, mereka tidak akan kesetrum karena burung tersebut hanya hinggap pada sebuah kabel dan tidak menyebabkan terjadinya perubahan pada tegangan listrik pada kabel tersebut. Kaki mereka tidak menyentuh kabel netral atau ground (tanah). Jadi tidak ada aliran listrik melewati tubuh burung sehingga burung tidak akan kesetrum.

Jika kita menyentuh kabel listrik seperti burung yang mencengkeram kabel, maka kita juga tidak akan tersetrum tentunya asalkan kaki kita tidak menyentuh tanah atau menggunakan alas kaki yang merupakan isolator (plastik, sandal karet, dan lain-lain).

Lihat Selengkapnya »»  

Mengapa Susunan Batu Bata Tidak Lurus?



 












Pernahkah kamu memperhatikan bangunan gedung atau rumah-rumah di sekitarmu? Apakah kamu pernah melihat gedung atau rumah yang sedang dibangun? Nah, kamu mungkin pernah melihat para pekerja bangunan sedang menyusun batu bata tetapi mereka tidak menyusunnya lurus dengan batu bata yang di bawah dan di atas. Kira-kira, apa ya, alasannya?

Batu bata tidak disusun lurus dengan batu bata yang ada di bawah dan di atasnya karena kalau susunannya lurus, gedung/rumah itu akan mudah roboh. Selain itu susunan batu batapun tidak boleh berurutan antara susunan di atasnya atau di bawahnya, tetapi selang-seling. Batu bata tidak disusun lurus agar masing-masing batu bata dapat mendukung batu bata yang ada di atasnya, dan di sebelahnya. Mendukung dengan apa? Dengan gaya dorong dan gaya tekan yang dikeluarkan oleh masing-masing batu bata. 


 

Seandainya susunan batu bata hanya ditumpuk berjajar, seragam atau asal tumpuk, maka tumpukan batu bata akan mudah goyah walau hanya disentuh sedikit saja. Jika disusun tanpa polapun tumpukan batu bata juga tidak akan mampu tersusun tingginya lebih dari satu meter. 
Lihat Selengkapnya »»  

Mengapa Ada Simbol @ Pada Setiap Alamat Email?

 













Kamu pasti sudah tak asing lagi dengan kata “email”. Yup, email merupakan surat elektronik yang banyak digunakan orang saat ini. Bahkan tak jarang seseorang memiliki lebih dari satu alamat email. Oh iya, kamu pasti juga sudah punya alamat email kan? Coba kamu perhatikan, pasti disetiap alamat email ada simbol kecil berbentuk “@”. Nah, tahukah kamu simbol apa itu? Dan mengapa disetiap alamat email ada simbol itu ya? Yuk kita cari tau… 

Hhhmm…sebelumnya, kamu sudah tahu atau belum apa itu email? Jika belum, maka coba kamu baca dulu tentang apa itu email di sini. Naah…sudah mengerti kan? Yuk, kita lanjutkan..!! Sama seperti surat-menyurat yang membutuhkan alamat pengirim dan penerima, pada email pun diperlukan alamat pengirim dan penerima. Namun ada satu tanda yang sangat khas dalam penulisan alamat e-mail ini yaitu simbol @ atau dibaca at yang berarti “di” (awalan untuk menunjukkan tempat) atau “pada”.

Dahulu kala, sebelum digunakan sebagai simbol pada alamat email, @ digunakan untuk menggambarkan biaya atau berat suatu benda, seperti contohnya jika membeli 6 buah apel, maka akan ditulis “6 apel @ Rp1000”.
Kemudian setelah itu muncul lah ide untuk menggunakan simbol @ pada email. Ide ini dicetuskan oleh seorang insinyur yang bernama Ray Tomlinson. Waktu itu ia memilih menggunakan lambang @ karena menurutnya lambang itu lumayan membantu, sebab mirip hurup “a” untuk address/alamat lembaga pemilik email yang dituju. Dari sinilah lambang @ terus dipakai hingga sekarang.

Simbol “@” ini memiliki kegunaan yang penting loh, di Internet.  Simbol @ atau “at sign” berguna untuk memisahkan nama user/pengguna yang online dari alamat emailnya, sebagi contoh jojo@xmail.com. Tanpa menggunakan hurup @ ini, alamat email yang kamu tuju takkan bisa sampai pada penerimanya. Nah, karena begitu pentingnya simbol @ ini, maka pihak pembuat keyboard meletakkan simbol ini khusus pada susunan keyboard. Coba deh kamu perhatikan di keyboardmu, pasti ada simbol @ ini kan?
Lihat Selengkapnya »»  

Apa Itu Nanoteknologi?

 
Apakah kamu pernah mendengar istilah nanoteknologi? Istilah nanoteknologi akhir-akhir ini banyak terdengar khususnya dikalangan peneliti  di negara-negara maju. Hhmm…penasaran kan, apa itu nanoteknologi? Dan mengapa begitu banyak peneliti di berbagai negara berlomba-lomba memasuki bidang yang satu ini? Yuk kita cari tahu…

Istilah “nano” berasal dari bahasa Yunani yang berarti kecil/kerdil. Sesuai dengan namanya, nanoteknologi adalah ilmu pengetahuan dan teknologi yang mengontrol zat, material dan sistem pada skala nanometer, sehingga menghasilkan fungsi baru yang belum pernah ada. Ukuran 1 nanometer adalah 1 per satu milyar meter (0,000000001 m) yang berarti 50.000 kali lebih kecil dari ukuran rambut manusia. Wuiihh..kira-kira kamu bisa gak ya melihat benda dengan ukuran seperti itu?

Dengan membuat zat hingga berukuran sangat kecil, sifat dan fungsi zat tersebut bisa diubah sesuai dengan yang diinginkan. Semua benda yang kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari tersusun dari atom-atom berukuran nano. Bahkan makhluk hidup, termasuk manusia, juga tersusun dari atom-atom. Karakteristik/sifat dari semua benda itu sangat bergantung pada susunan atom-atomnya. Sehingga, sedikit saja susunan struktur atomnya diubah, karakteristik suatu benda bisa berubah drastis. Inilah konsep utama dalam nanoteknologi.
Eehh, jangan salah yah..walaupun kecil, tapi teknologi nano ini justru memiliki manfaat yang sangat besar loh. Mulai dari dunia kesehatan, pangan, lingkungan, ekonomi, dunia komunikasi, industri, elektronika, manufaktur, informatika, transportasi, dan masih banyak lagi.

Salah satu contoh hasil dari nanoteknologi dibidang kesehatan adalah robot-robot mungil yang bisa berkeliaran dalam tubuh kita untuk membunuh virus-virus yang menyebabkan penyakit dan membersihkan saluran darah yang tersumbat. Wuiihh…hebaat…!!! Dengan nanoteknologi, kita bahkan bisa membuat pesawat ruang angkasa dari bahan komposit yang sangat ringan tetapi memiliki kekuatan seperti baja. Kita juga bisa memproduksi mobil yang beratnya hanya 50 kilogram. Dan masih banyak lagi contoh-contoh keren lainnya yang telah dihasilkan berkat nanoteknologi ini.
Lihat Selengkapnya »»  

Mengapa Pada Kabel Listrik Tegangan Tinggi Ada Bola-Bolanya?

 

Pernahkah kamu memperhatikan bentangan kabel listrik dengan bola-bola berwarna oranye yang tersusun di salah satu bentangan kabelnya? Kira-kira untuk apa ya, bola-bola itu diletakkan disana? Yuk kita cari tahu.. 

Sebenarnya, bola-bola itu adalah bola-bola penanda untuk memperingatkan pilot pesawat atau helikopter agar tidak menabrak bentangan kabel listrik pada sutet. Kabel listrik yang terbentang itu akan terlihat sangat tipis jika dilihat dari angakasa sehingga para pilot sulit untuk melihatnya.
Nah kamu pasti bertanya-tanya, kenapa tidak semua kabel listrik bertegangan tinggi memiliki bola-bola?. Kabel listrik yang memiliki bola-bola hanya kabel yang membentang di sekitar bandara atau tempat yang luas. Bola-bola berwarna oranye tersebut dipasang pada kabel paling atas (kabel penangkal petir).

Hhmm…kenapa diberi warna oranye ya? Bola-bola tersebut biasanya diberi warna oranye yang sangat mencolok, tetapi mereka juga bisa berwarna lain tergantung pada lingkungan. Dan bahkan bola-bola tersebut dapat berupa garis listrik yang ditandai dengan cahaya akibat medan listrik, atau dapat berupa seperti lampu berkedip.

Masih penasaran gak, kenapa sebagian besar penanda pada kabel listrik ini bentuknya bola? Jawabannya adalah karena bentuk bulat  adalah bentuk yang terbaik bagi hambatan udara. Sehingga bila ada hembusan angin dari segala arah, maka tidak akan terlalu banyak mengalami goyangan.
Lihat Selengkapnya »»